Cegah Aksi Balasan, Pemkot Kotamobagu Imbau Warga Upai dan Poopo Tetap Tenang

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengimbau masyarakat, khususnya warga Kelurahan Upai dan Desa Poopo, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi menyusul perkembangan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Imbauan tersebut disampaikan Wali Kota Kotamobagu melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sahaya S. Mokoginta.

Read More
banner 300600

Sahaya meminta masyarakat mengutamakan keamanan dan ketenteraman lingkungan serta menyerahkan penanganan persoalan kepada pemerintah bersama aparat keamanan.

“Kami mengajak masyarakat di Desa Poopo dan Kelurahan Upai untuk tidak mudah terprovokasi. Apa yang terjadi tadi malam tentu tidak kita inginkan terulang kembali. Jangan mengambil tindakan sendiri dan percayakan penanganannya kepada pemerintah bersama aparat keamanan,” kata Sahaya.

Ia menegaskan, setiap persoalan yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran hukum harus diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku. Masyarakat juga diminta tidak melakukan aksi balasan maupun mengambil langkah sendiri yang berpotensi memicu persoalan baru.

Menurut Sahaya, Pemkot Kotamobagu telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan aparat keamanan serta Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow guna menyikapi kondisi yang berkembang.

“Pemkot Kotamobagu bersama unsur keamanan terus melakukan koordinasi untuk memastikan situasi di tengah masyarakat tetap kondusif,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat diminta bijak dalam menggunakan media sosial. Informasi yang belum dipastikan kebenarannya, termasuk foto dan video yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, diharapkan tidak disebarluaskan.

“Jangan sampai informasi yang belum terverifikasi justru memperkeruh keadaan. Mari kita sama-sama menjaga suasana tetap aman dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas,” kata Sahaya.

Ia mengungkapkan, Pemkot Kotamobagu juga telah berkoordinasi dengan Pemkab Bolmong. Rapat koordinasi bersama antarpemerintah daerah dan pihak terkait dijadwalkan digelar untuk membahas langkah bersama dalam menjaga keamanan sekaligus mencegah persoalan berkembang lebih luas.

Sahaya turut mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda hingga para orang tua untuk berperan aktif meredam situasi dengan menyampaikan pesan-pesan yang menyejukkan.

“Mari kita jaga hubungan baik antarmasyarakat. Penanganan persoalan ini kita percayakan kepada pemerintah dan aparat keamanan serta menghormati proses hukum yang berjalan. Yang terpenting, bersama-sama kita menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. ***

Related posts