ARGUMEN.CO, KOTAMOBAGU – Seorang wanita berinisial PJT warga Kecamatan Galang, Toli-Toli, melaporkan dugaan kasus pencabulan yang menimpa dirinya ke Mapolres Kotamobagu, 4 September 2026.
Di hadapan petugas, PJT menceritakan dugaan tindak pidana perbuatan cabul yang menimpanya.
Wanita berkulit cerah itu menuturkan, pada satu malam, 30 Agustus 2026 sekitar pukul 03.00 Wita, dirinya mendapat telepon dari teman wanitanya untuk datang ke salah satu tempat kos di Kelurahan Kotobangon, Kotamobagu Timur.
Tiba di tempat kos, wanita 30 tahun itu diajak teman-temannya untuk mengonsumsi minuman keras.
Saat itu, datang dua pria yang langsung ikut dalam “pesta” tersebut.
Karena berlebihan mengkonsumsi minuman beralkohol, wanita berambut sebahu itu jatuh pingsan di tempat tersebut.
Tanpa menunggu lama, kondisi Pelapor yang tak sadarkan diri itu dimanfaatkan dua lelaki melancarkan aksi bejat mereka.
Dalam keadaan PJT tak sadarkan diri, kedua lelaki itu membuka kancing celana Pelapor. Keduanya langsung meraba-raba alat vital Pelapor.
Saat terbangun dalam kondisi setengah sadar, ia mendapati kedua pria itu masih melangsungkan aksi mereka.
Dengan sisa tenaga yang ada dan kondis setengah sadar, PJT coba memberontak guna menghentikan aksi tidak senonoh.
Kedua pria itu pun langsung menghentikan aksi mereka.
Akibat peristiwa tersebut, PJT merasa trauma, sakit hati dan malu. Ia pun melapor kejadian tersebut ke Mapolres Kotamobagu.
Ditemui Minggu 13 September 2026 malam, Pelapor berharap mendapat keadilan. “Harapan saya, Terlapor dipanggil dan diproses sesuai hulum yang berlaku,” kata Pelapor. (*)







