ARGUMEN.CO, BOLTIM – Komitmen penegakan hukum berbasis pencegahan dan penguatan tata kelola pemerintahan desa terus diperluas oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut).
Usai menuntaskan agenda strategis di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) pada Senin 19 Oktober 2026, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut Dr. H. Ferrytass, S.H, M.Hum, M.Si, Dt. Toembidjo, langsung melanjutkan roadshow menuju Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Tiba di lokasi kegiatan, rombongan Pit Kajati Sulut disambut prosesi adat setempat sebagai bentuk penghormatan luhur kepada tamu agung daerah.
Berlangsung di Kantor Bupati Boltim, Plt Kajati Ferrytass dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Penasihat secara resmi melantik dan mengukuhkan jajaran kepengurusan tingkat Kabupaten Boltim masa bakti 2026-2031.
Momentum ini memperkuat pilar kelembagaan desa di daerah tersebut, khususnya bagi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Jaga Desa dan DPC Asosiasi Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) se Kabupaten Boltim.
Langkah pengukuhan Ini sekaligus mengintegrasikan kekuatan kelembagaan akar rumput bersama DPC ABPEDNAS yang kepengurusannya telah dilantik terlebih dahulu oleh Kajati sebelumnya.
Prosesi pengukuhan tersebut secara resmi menetapkan Angella Regina Wenas sebagai Ketua DPC Srikandi Jaga Desa Kabupaten Boltim yang didampingi jajaran Wakil Ketua yakni Lucia Kristina Mokoginta, Nikmah Astuti Rahman, dan Zeanuriza.
Sementar, kepemimpinan DPC ASLINMAS Kabupaten Boltim kini dinahkodai Ahmad Alheid.
Pengukuhan kedua pilar ini diproyeksikan menjadi katalisator dalam mengoptimalkan partisipasi perempuan pada pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan elemen Linmas secara terpadu.
Guna memastikan sinergi kelembagaan berjalan optimal, Plt Kajati Sulut hadir didampingi jajaran Pejabat Utama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, di antaranya Kepala Tata Usaha Kusbiantoro, S.H, MH, Koordinator Domo Pranoto, SH, MH, serta Alkaf, SH, MH yang mewakili Asisten Intelijen.
Kehadiran jajaran Korps Adhyaksa ini menegaskan peran strategis kejaksaan dalam memberikan pendampingan hukum preventif, mengawal transparansi pemanfaatan dana desa, serta meminimalisasi potensi malpraktik administrasi di tingkat desa.
Dukungan konsolidasi wilayah kian solid dengan hadirnya para pimpinan organisasi tingkat provinsi, yakni Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulut Gresty N.M Masi, Ketua DPD ASLINMAS Sulut Brian Janny Waleleng, serta Ketua DPD ABPEDNAS Sulut Ir Stefanus B.A.N. Liow, MA.P.
Kehadiran jajaran pimpinan wilayah ini memberikan jaminan legitimasi dan penguatan kapasitas bagi jajaran pengurus yang baru dilantik.
Agenda krusial ini turut mendapat sambutan hangat serta atensi penuh dari jajaran pimpinan eksekutif, legislatif, dan Forkopimda Boltim.
Hadir secara langsung dalam jajaran tamu undangan antara lain Bupati Boltim Oskar Manoppo, Wakil Bupati Argo Vinsensius Sumaiku, Ketua DPRD Samsudin Dama, beserta Wakil Ketua Kevin Sumendap dan Wakil Ketua Ledy Mensun.
Ikut hdir Sekretaris Daerah (Sekda) David H. Lalandos, serta Kajari Kotamobagu Tajrifin M. A. Halim.
Turut menghadiri prosesi tersebut Staf Khusus TP PKK Kabupaten Boltim Lucia Kristina Mokoginta, para Anggota DPRD, Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Boltim, hingga ratusan tokoh masyarakat dan perwakilan aparatur desa.
Melalui pengukuhan ini, Dr. Ferrytass berharap sinergi antara Srikandi Jaga Desa, ASLINMAS dan ABPEDNAS mampu menciptakan fondasi tata kelola desa yang akuntabel, kondusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)








